Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Kisah Ayah Yang Terlalu Miskin Gendong Mayat Anaknya Ke Perkuburan

Senin, 16 Desember 2013


Yang Cheng dan isterinya (c) dailymail.co.uk 
Vemale.com
Inilah bukti cinta seorang ayah untuk puterinya. Walaupun anak perempuannya sudah meninggal, dia ingin puterinya dimakamkan dengan layak. Tak mampu menyewa kereta jenazah untuk membawa mayat anaknya, lelaki ini akhirnya ditangkap kerana dianggap menyelundupkan mayat dengan memasukkannya dalam beg travel dan membawanya ke dalam bas.
Nama lelaki ini adalah Yang Cheng, usianya 35 tahun. Dia dan isterinya, Lin Sun, sedang berduka kerana puteri mereka meninggal dunia. Sang puteri yang masih berusia dua tahun meninggal kerana penyakit tangan, kaki dan mulut. Puteri mereka meninggal di Rumah Sakit Hefei, di Provinsi Anhui, China, rencananya, sang puteri akan dimakamkan di kota asal mereka yang cukup jauh di Quqiu, dilansir Dailymail.
Tidak punya wang untuk menyewa kereta jenazah, Yang Cheng tetap ingin anaknya dimakamkan di kampung halaman mereka. Akhirnya Yang Cheng dan isterinya membawa jenazah puteri mereka dalam beg travel yang besar. Usaha ini dilakukan agar orang lain tidak tahu bahwa isi tas tersebut adalah mayat. Mereka berdua memakai kenderaan awam untuk kembali pulang ke kampung halaman.
dailymail
Yang Cheng dan isterinya saat ditangkap (c) dailymail.co.uk

Usaha Yang Cheng dan isterinya harus gagal di tengah jalan kerana pihak keselamatan menemukan tanda-tanda jenazah dalam beg melalui alat pemindai(scan). Polis  menangkap Yang Cheng dan menanyakan motifnya membawa mayat dalam beg  serta dimasukkan ke dalam bas.
Saat itulah Yang Cheng menjelaskan bahawa dia dan isterinya tidak punya wang untuk menyewa kereta jenazah. "Kami tidak kaya dan pengurus pemakaman ingin biaya yang menguras harta kami," ujarnya. Akhirnya polis  membebaskan Yang Cheng setelah dua jam diperiksa.
"Dilarang mengangkut mayat dalam kenderaan awam, apalagi dengan cara yang tidak bermartabat (memasukkan dalam beg travel)," demikian yang diucapkan seorang juru bicara kepolisian setempat. "Boleh membawa pulang jenazah ke tempat lain, tetapi tidak di dalam beg dan diletakkan di bagasi," lanjutnya.
Perjuangan Yang Cheng dan isterinya tidak sia-sia. Akhirnya jenazah puteri merekadapat  kembali ke kampung halaman setelah menempuh perjalanan dua jam menggunakan teksi. Tidak diketahui apakah biaya teksi merupakan biaya peribadi atau ada pihak lain yang membantu meringankan beban pasangan yang sedang diselimuti duka ini.
Semoga Yang Cheng dan isterinya tabah setelah ditinggal selamanya oleh sang puteri.
Read More..

Inilah Kisah Datuk Bandar Sepanyol Yang Merompak Ala Robin Hood

 20 Ogos 2012

Seorang Datuk Bandar di Sepanyol menjadi perbincangan di seantero jagat berkat aksi Robin Hood-nya merompak sebuah Supermarket untuk kemudian menyerahkan hasil rompakan itu kepada masyarakat miskin.

Adalah Juan Manuel Sanchez Sanchez Gordillo, Datuk Bandar Marinaleda yang berpopulasi 2,645 yang membuat kehebohan ini. Datuk Bandar di Provinsi Andalusia ini berpartisipasi dalam dua kali aksi penyerbuat di supermarket.

Menurut harian Guardian, tujuh orang telah ditahan dalam aksi yang dilakukan dengan cara memenuhkan troli dengan bahan makanan di supermarket dan keluar tanpa membayar, sementara Gordillo menunggu di luar. Sang walikota berusia 56 tahun itu tidak ditangkap kerana dia menjadi anggota DPR mewakili Andalusia.

Aksi peraompakan tersebut dilakukan oleh Gordillo menyusul semakin memburuknya kondisi ekonomi di Sepanyol.Tingkat pengangguran di Sepanyol meningkat 15 persen. Lebih dari separuh angkatan kerja muda tidak bekerja. Di Kota Marinaleda yang dipimpin Gordillo, satu dari tiga orang menganggur. Kondisi ini diperkirakan bakal lebih memburuk kerana Sepanyol mengetatkan anggaran belanja setelah menerima dana talangan Uni Eropah dua bulan lalu, sehingga lapangan kerja dari negara kemungkinan tidak tersedia.

"Ada rakyat yang tak punya cukup makanan. Di abad 21 ini, ini benar-benar hal yang aib," katanya kepada Reuters  ketika diwawancara di sebuah stesyen kereta api di Madrid.
Gordillo mempersiapkan aksinya menjarah supermarket ala Robin Hood

Namun tindakan ala Robin Hood yang dilakukan oleh lelaki yang berjanggut mirip Fidel Castro itu mendapat kecaman dan cemuhan dari politikus lain dari pemerintahan, Alfonso Alonso.

"Orang ini (Gordillo), hanya mencari publisiti dengan mengorbankan orang lain," kata Alonso yang merupakan juru cakap parti berkuasa di pemerintahan, Parti Rakyat. "Anda tidak boleh menjadi Robin Hood dan Sheriff Nottingham."

Meski begitu Gordillo tidak gentar, ia bahkan mengancam akan kembali melakukan aksi tersebut dan siap melepaskan status kebal hukumnya. Kini berkat aksinya Gordillo menjadi selebriti nasional. Ketika berbicara dengan Reuters, sekelompok masyarakat mendekati dan berterima kasih atas aksi tersebut.
 bodrexcaem
Read More..